Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

8 Perbedaan Antara Sekolah dengan Kuliah yang Perlu Kamu Ketahui

perbedaan sekolah dengan kuliah

Halo teman-teman, selamat buat kau yang telah berubah statusnya menjadi seorang mahasiswa. Gimana rasanya menjadi seorang mahasiswa? Apakah kamu menemukan perbedaan-perbedaan saat menjadi siswa dengan mahasiswa?

Pasti ada perubahaan atau perbedaan yang dirasakan ketika berubah dari siswa menjadi mahasiswa. Entah itu dari cara berpakaian hingga pelajaran. Butuh waktu untuk bisa menyesuaikan dengan lingkungan yang berbeda. Tapi kamu harus bisa beradaptasi dengan cepat.

Lalu apa saja perbedaan antara sekolah dengan kuliah?

Jika kamu ingin tahu perbedaannya kamu berada di tempat yang tepat. Karena kali ini aku mau membahas tentang perbedaan kuliah dengan sekolah. Baiklah, langsung saja simak perbedaannya.

Perbedaan Antara Sekolah dengan Kuliah

1. Pakaian
Kita semua tahu kalau sekolah itu kita dijawajibkan untuk menggunakan seragam. Dan setiap hari seragam yang digunakan telah ditentukan oleh sekolah. Berbeda dengan kuliah. Mungkin sudah banyak yang tahu kalau kuliah tidak lagi menggunakan seragam, melaikan menggunakan pakaian bebas. Bebas bukan berarti seenaknya, tetapi masih ada aturan-aturan yang harus ditaati. Misalnya harus menggunakan pakaian berkerah dan celana panjang. Itu merupakan salah satu contoh aturan berpakaian untuk kuliah. Dengan begitu terlihat jelas perbedaan siswa dengan mahasiswa.

2. Jam pelajaran
Jam pelajaran menjadi pembeda berikutnya antara sekola dengan kuliah. Jam pelajaran sekolah dengan kuliah sangat berbeda jauh. Jika biasanya jam pelajaran di sekolah dimulai pagi jam 7 hingga jam 3 sore. Dan itu berlangsung senin-jum’at atau bahkan hingga Sabtu. Berbeda dengan kuliah, dimana jam pelajarannya tergantung jumlah SKS yang diambil. Semakin banyak jumlah SKS yang diambil, maka semakin banyak pula jumlah jam pelajarannya.

3. Dosen Beda dengan Guru Sekolah
Pada saat SMA, guru membantu dan mengajari muridnya hingga paham dengan telaten dan sabar. Mungkin itu tidak kamu dapatkan lagi di bangku kuliah. Walaupun mungkin masih ada dosen yang mengajar dengan sabar dan telaten. Namun itu hanya kecil kemungkinannya. Lebih banyak dosen yang mengajarnya yang hanya inti-intinya saja kemudian pemahaman secara mendalamnya diserahkan kepada individu mahasiswa masing-masing. Jadi mahasiswa harus memahami sendiri dan dosen hanya mengarahkannya.

4. Nilai
Untuk masalah nilai sangat beda jauh antara sekolah dengan kuliah. Jika ketika sekolah mendapat nilai 80 atau 90 terbilang mudah, namun berbeda ketika kuliah. Mendapat nilai 70 saja susah sekali. Bahkan banyak mahasiswa yang mengatakan yang penting lulus tiap mata kuliahnya. Karena memang sulitnya mencari nilai di perkuliahan.

5. Tugas
Jika kamu sedang atau akan berganti status dari siswa menjadi mahasiswa, kamu jangan terkejut dengan jumlah tugas yang akan kamu hadapi di dunia perkuliahan. Karena kuliah itu identik dengan tugas yang banyak. Bahkan menjadi makanan sehari-hari. Tiada hari tanpa tugas itulah istilah untuk mahasiswa. Mungkin saat kamu masih sekolah tidak banyak tugas yang diberikan oleh guru. Sehingga kamu bisa bersantai-santai. Namun ketikan kamu menjadi seorang mahasiswa kamu harus menerima tugas sebagai teman hidupmu. Aku tidak sedang menakut-nakuti ataupun melebih-lebihkan.

6. Kelompok
Yang keenam ini masih berhubungan dengan tugas. Tidak semua tugas yang diberikan dosen itu tugas individu tetapi juga banyak tugas yang harus dikerjakan dengan kelompok. Karena kuliah itu dilatih untuk bekerjasama dengan orang lain. Jadi pasti ada tugas yang harus diselesaikan dengan kelompok. Mungkin ketika masih sekolah tugas kelompok masih jarang. Tapi ketika kuliah kamu harus siap bekerjasama dengan kelompok. Dan kelompok tersebut pasti berbeda-beda untuk tiap mata kuliah.

7. Ujian
Di sekolah ada Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS), maka di perkuliahan juga ada UTS dan UAS. Yang berbeda adalah apa yang dinamakan ulangan harian di sekolah. Ketika dikuliah ulangan harian disebut kuis. Intensitas kuis lebih sedikit jika dibandingkan dengan ulangan harian di sekolah. Untuk masalah ujian, di perkuliahan itu lebih ketat penjagaannya dan hukuman bagi yang melanggar aturan lebih berat. Misalnya kamu ketahuan mencotek pada saat ujian bisa jadi nilai mata kuliah tersebut langsung E atau tidak lulus. Sehingga harus mengulang di semester depan.

8. Libur Semester
Yang terakhir ini yang paling disukai yaitu libur semester. Libur semester antar sekolah dengan kuliah juga berbeda. Jika libur semester di sekolah biasanya hanya 2 minggu, maka libur semester kuliah lebih lama. Libur semester kuliah biasanya 1 bulan bahkan lebih.

Baca juga: Fitur Rahasia Whatsapp yang Jarang Diketahui

Demikian tadi 8 perbedaan antara sekolah dengan kuliah. Mungkin masih ada lagi perbedaan yang belum sempat saya tulis. Temukan sendiri perbedaannya ketika kamu sudah menjadi seorang mahasiswa. Kamu akan merasakan sendiri perbedaan saat sekolah dengan kuliah. Semoga artikel ini bisa menjadi tambahan pengetahuan buat kamu dan semoga bermanfaat.