Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bukan Masalah Jumlah Gaji, Melainkan Lifestyle yang Perlu Diubah

bukan masalah jumlah gaji

Pernahkah kalian mendengar ada orang yang gajinya tinggi tapi merasa kurang? Atau orang yang gajinya standar merasa cukup?

Setiap kali kita mendengar ada orang yang mengeluhkan penghasilannya. Merasa kurang dengan apa yang mereka dapatkan saat ini. Padahal kalau dibandingkan dengan orang lain, pendapatannya sudah lebih banyak. Namun, tetap saja merasa kurang. Setiap kali menerima gaji, pasti selalu habis. Habis untuk memenuhi hasrat dalam dirinya.

Permasalahannya itu bukan seberapa banyak gaji yang kamu dapatkan, melainkan bagaimana kamu mengelola uang tersebut. Mengelola uang itu juga butuh skill khusus. Gaya hidup kamu akan sangat berpengaruh terhadap aliran uang yang kamu miliki.

Sebanyak apapun gaji yang kamu dapatkan kalau tidak bisa mengelola uang tetap saja akan kurang dan tidak bisa berkembang. Apalagi kalau uangnya hanya didiamkan atau digunakan untuk memenuhi keinginan tanpa dibagi ke sesuatu yang bisa lebih menguntungkan seperti menabung dan berinvestasi. Sampai kapanpun kalau anda tidak menabung dan berinvestasi, anda akan terus-terusan bekerja hingga mati.

Jangan hanya mengandalkan active income. Karena kamu memiliki batas usia. Istilah active income yaitu penghasilan yang untuk mendapatkannya harus menukarkan waktu dan tenaga. Kamu menukarkan waktu dan tenaga untuk uang. Sederhananya yaitu kamu bekerja maka dapat uang, kalau tidak bekerja tidak dapat uang. Itulah yang dilakukan mayoritas orang saat ini.

Kita bisa melihat ketika terjadi pandemi banyak orang yang kehilangan pekerjaan. Sehingga orang tersebut tidak bisa memiliki penghasilan lagi. Kejadian tersebut bisa menjadi pelajaran untuk kita bagaimana supaya tidak hanya memiliki active income. Menukar waktu yang kita memiliki dengan uang.

Kita harus memiliki side income yang nantinya bisa menjadi pasif income. Sehingga nantinya walaupun tidak bekerja, akan tetap mendapatkan penghasilan dari pasif income. Harapannya bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari atau bahkan menjadi penghasilan utama.

Active income yang kamu miliki bisa di alokasikan untuk investasi, menabung dan lain-lain supaya bisa bertambah. Sehingga nantinya bisa berubah dari yang tadinya kamu bekerja untuk uang, menjadi uang bekerja untuk kamu. Selain itu, kamu juga bisa membuat sebuah blog, Youtube, desain, dan menjual foto di website. Itulah yang nantinya bisa menjadi sumber pasif income.

Demikian masalah uang yang perlu kamu perbaiki. Intinya bukan masalah nominal gaji yang kamu dapatkan, tapi tentang caramu mengelola uang yang kamu miliki. Berapapun banyak gaji yang didapatkan, kalau gaya hidup buruk tetap akan merasa kurang. Bijaklah dalam mengelola uang. Bangun passive income untuk jangka waktu yang panjang kedepannya. Semoga anda bisa menjadi orang yang sukses.