Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengalaman Cara Mengurus Kartu ATM dan KTP yang Hilang

cara mengurus ATM hilang

Kejadian tak mengenakkan terjadi kepadaku ketika menyadari kartu ATM tidak ada di dompet. Jadi waktu itu aku pergi ke ATM untuk melakukan transfer. Namun ketika sampai di tempat, waktu aku mengambil kartu ATM ternyata kartunya tidak ada. Aku masih berfikir mungkin ketinggalan di saku celana lain.

Namun setelah aku cari-cari tidak ada. Dan parahnya lagi, sebelum kehilangan kartu ATM aku juga kehilangan KTP. KTP ku hilang lebih dulu sekitar seminggu sebelum kehilangan kartu ATM. Pastinya ribet kalau mengurus sesuatu tanpa kartu identitas.

Mulailah aku mencari informasi sebanyak mungkin mengenai cara mengurus kartu ATM tanpa KTP. Karena memang prioritasku itu kartu ATM dulu. Tanpa KTP mungkin aku masih bisa bertahan hidup, tapi tanpa yang ada di dalam kartu ATM bisa meninggal kelaparan. Apalagi kondisinya sedang berada di perantauan atau luar kota.

Ada info yang mengatakan KTP bisa digantikan dengan identitas lain misalnya SIM untuk mengurus kartu ATM yang hilang. Juga ada yang mengatakan harus membawa surat kehilangan dari kepolisian. Karena banyaknya variasi dari informasi yang aku dapatkan, akhirnya aku mencoba untuk datang langsung ke bank terdekat untuk mendapatkan informasi langsung yang akurat. Jenis bank yang aku gunakan ini yaitu BRI. Jadi mungkin ada perbedaan prosedur dengan jenis bank lainnya.


Datang ke Bank Terdekat

Aku mendatangi sebuah bank BRI unit yang dekat dengan tempat tinggal. Karena aku orang luar domisili jadi kurang paham mengenai lokasi bank yang ada. Kemudian aku masuk dan ditanya oleh satpam yang ada di bank tersebut. Disitu aku mendapatkan informasi bahwa BRI unit tidak bisa mengurus kartu ATM yang hilang. Disarankan untuk ke kantor cabang BRI untuk mengurusnya dengan membawa KTP, buku tabungan dan materai menurut penjaga yang bertugas.

Menuju ke Kantor Cabang

Setelah datang ke kantor cabang dan menemui satpam yang bertugas dan ditanyai mengenai persyaratannya. Satpam tersebut memberitahu bahwa untuk mengurus kartu ATM yang hilang dan KTP juga hilang dibutuhkan beberapa dokumen. Aku disuruh membawa surat kehilangan dari Kepolisian, fotocopy KK, buku tabungan asli dan SIM yang asli. Kemudian aku pulang untuk memenuhi persyaratan tersebut.

Membuat SKTLK dan Mencoba Banyak Kantor Cabang

File-file selain SKTLK (Surat Keterangan Tanda Lapor Kehilangan Barang) sudah aku lengkapi. Selanjutnya mengurus SKTLK atau gampangnya surat kehilangan di Polsek terdekat. Pembuatan surat kehilangan gratis tidak dipungut biaya.

Setelah dokumen lengkap, aku langsung menuju ke kantor cabang BRI yang tadi. Kemudian menyerahkan semua dokumen yang diperlukan tadi. Dokumen tersebut dibawa Satpam untuk coba diproses. Setelah menunggu beberapa menit, Satpam tadi mendatangi dan mengatakan kalau ternyata tidak bisa diproses karena data NIK tidak muncuk ketika di cek. Lalu Satpam tersebut menyarankan untuk mengurus KTP terlebih dahulu supaya lebih mudah.

Karena aku penaran, aku mencoba membawa dokumen tersebut ke kantor cabang Bank BRI yang lain. Selama dua hari aku telah mencoba banyak kantor cabang yang ada. Dan kesimpulannya yaitu untuk mengurus kartu ATM yang hilang harus menggunakan KTP asli atau KTP sementara. Meskipun kamu memiliki surat kehilangan KTP atau kartu identitas lain seperti SIM, tetap saja tidak bisa. Harus membawa KTP dan buku tabungan.

Mengurus KTP Online

Akhirnya aku memutuskan untuk mengurus KTP terlebih dahulu. Aku mencoba mencari tahu apakah bisa mengurus KTP yang hilang di Dinas Kependudukan setempat. Setelah berhasil mendapatkan kontak yang mengurus KTP dari Instagram Disdukcapil setempat, aku mencoba tanya. Dan ternyata bisa mengurus KTP luar domisili yang hilang. Syaratnya yaitu fotocopy KK dan surat kehilangan yang asli. Lalu difoto dan dikirimkan ke kontak Whastaps tadi. Prosesnya sekitar kurang dari 24 jam. Keesokan harinya KTP sudah jadi. Untuk mengambilnya disuruh ke kantor Disdukcapil membawa fotocopy KK dan surat kehilangan yang asli. Lalu diserahkan dan KTP baru sudah berhasil dicetak.

Mengurus Kartu ATM Tanpa Surat Kehilangan

Setelah KTP yang barus sudah jadi, aku langsung menuju ke kantor cabang Bank BRI terdekat. Ternyata untuk mengurus kartu ATM khususny BRI tidak perlu menggunakan surat kehilangan. Cukup membawa KTP dan buku tabungan. Selanjutnya akan diberikan formulir dan diarahkan oleh satpam menuju ke customer service. Disitu nanti akan diproses dan diverifikasi mengenai data-data. Biaya yang dibutuhkan untuk mengganti kartu ATM yang hilang yaitu sebesar Rp. 25.000. Biaya tersebut bisa dibayar cash atau dipotong dari saldo rekening. Dibutuhkan waktu beberapa menit untuk menunggu hingga kartu sudah jadi dan siap digunakan.

Kesimpulan

Untuk mengurus kartu ATM yang hilang harus membawa KTP dan buku tabungan. Jika salah satu syarat tersebut tidak ada, maka tidak bisa diproses. Mengurusnya harus di kantor cabang, jangan di unit. Tidak perlu menggunakan surat kehilangan. Biaya mencetak kartu sekitar Rp. 25.000 biasa dibayar cash atau memotong saldo rekening.

Demikian pengalaman mengenai cara mengurus kartu ATM yang hilang. Semoga bisa membantu kalian yang kebingungan tentang cara mengurusnya. Jaga baik-baik KTP atau kartu ATM. Jangan sampai hilang kalau tidak mau ribet untuk mengurusinya. Karena mengurusnya butuh waktu. Terima kasih semoga bermanfaat.