Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tanda-tanda Kalau Kamu Seorang Overthinker

tanda-tanda seorang overthinker

patahsemangat.web.id - Overthinking merupakan menggunakan waktu untuk memikirkan suatu hal dengan berlebihan. Overthinking ini lebih mengarah negatif. Membuat dirimu terlalu banyak berpikir sehingga tidak melakukan apa-apa.

Ovethinking pasti akan dialami semua orang. Karena itu merupakan hal wajar dalam hidup. Seorang manusia pastinya akan memikirkan tentang hidupnya. Dan di waktu itulah biasanya overthinking melanda. Overthinking tidak baik untuk kesehatan tubuh dan mental kamu. Efek-efek berpikir berlebihan bisa mengganggu kesehat.

Orang yang sering overthinking biasanya akan mudah stres. Stres inilah yang akan memicu efek-efek negatif lainnya. Misalnya seperti sulit tidur dan mudah marah. Yang akan berakibat pada kesehatan kamu.

Untuk itulah kamu perlu mengatasi berpikir berlebihan supaya kesehatan tubuh dan mental terjaga. Orang biasanya tidak sadar ketika overthinking. Tapi, seorang overthinker bisa diketahui dari tanda-tanda yang terjadi. Maka dari itu kenali tanda-tanda seorang overthinker supaya bisa mengatasi atau mengantisipasi.

Baca juga: Cara Menjadi Orang yang Beruntung Setiap Waktu

Tanda-tanda Overthinking

Berikut merupakan tanda-tanda seseorang sedang mengalami overthinking. Ada 5 tanda yang bisa kamu jadikan patokan.

1. Sering bertanya hal yang sebenarnya sudah tahu jawabannya

Pernahkan kamu menanyakan suatu hal yang sebenarnya kamu sendiri sudah tahu jawabannya?

Itu merupakan gejala orang overthinking. Padahal kita sudah tahu jawabannya, tapi tetap ingin menanyakan ke orang lain. Tujuannya untuk menyakinkan bahwa jawaban kita benar. Namun, ketika mendapati jawaban yang berbeda, ada gejolak tersendiri dalam dirinya.

Sebelumnya tadi sudah bersemangat dan yakin dengan jawaban sendiri, tiba-tiba mendapatkan jawaban yang berbeda dari orang lain. Pikiran langsung kacau dan membuatnya kepikiran terus menerus.

2. Terlalu takut melakukan kesalahan

Melakukan sebuah kesalahan merupakan hal yang wajar dan pasti pernah dilakukan semua orang. Namun, respon orang ketika melakukan kesalahan berbeda-beda. Ada yang setelah melakukan kesalahan kemudian memperbaikinya, ada juga yang melakukan kesalahan setelah itu kepikiran terus menerus. Kemudian mengakibatkan kamu terlalu takut untuk melakukan sesuatu. Takut mengalami kesalahan lagi.

3. Suka mikir daripada melakukannya

Ini merupakan penyakit semua orang. Lebih banyak berpikir tanpa ada tindakan yang dilakukan. Sebenarnya ada 2 alasan orang tidak melakukan sesuatu. Pertama karena terlalu banyak berpikir dan kedua tidak punya pikiran mau melakukan apa.

Tidak ada hasil yang kamu dapatkan tanpa melakukan sebuah tindakan. Berpikir itu boleh-boleh saja, tapi imbangi juga untuk merealisakan atau melakukan tindakan. Sehingga kamu bisa mengukur dan tahu hasilnya seperti apa.

4. Terlalu fokus terhadap kelemahan

Dampak negatif overthinking salah satunya membuat diri sendiri minder. Karena biasanya berfokus untuk memikirkan kelemahan yang dimiliki. Sebelumnya say sudah menulis cara mengatsi rasa minder. Kamu bisa membacanya.

Setiap orang pasti punya kelebihan dan kekurangan dalam dirinya. Dan yang seharunya kita fokus terhadap kelebihan kita. Sehingga bisa mengembangkan dan meningkatkan kelebihan tersebut. Daripada hanya memikirkan kelemahan yang membuat kamu minder. 

5. Merasa takut dan terlalu khawatir

Orang yang overthinking membuatnya cemas dan takut. Cemas terhadap suatu hal yang bahkan belum mereka jalani. Padahal sebenarnya kalaupun dilalui juga pasti bisa-bisa saja. Hanya saja orang yang ovrthinking itu terlalu takut gagal. Sehingga terus menerus membayangkan kegagalan yang akan dialaminya. Peluang sukses dan gagal itu sama. Tinggal kitanya mau memilih fokus ke peluang yang mana.

Demikian tadi 5 tanda-tanda yang bisa kamu jadikan tolak ukur apakah kamu seorang overthinker. Mungkin masih ada tanda-tanda lain yang bisa jadi tolak ukur. Tapi kelima itu saja sudah cukup.

Mulailah meminimalisir overthinking. Supaya hidup bisa lebih optimis dan bahagia. Karena overthinking bisa mengganggu kami bahagia. Justru membuatmu merasa cemas dan gelisah.