Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kisah Mason Wartman Keluar Dari Wallstreet Untuk Bisnis dan Beramal

kisah mason wartman
sumber gambar: https://temple-news.com/

Bekerja di sebuah perusahaan besar dan mendapatkan gaji yang tinggi merupakan keinginan atau impian banyak. Siapa coba yang tidak ingin mendapatkan pekerjaan dengan gaji besar. Di era yang penuh persaingan ketat, mendapat pekerjaan merupakan keinginan setiap orang.

Namun berbeda dengan Mason Wartman, dia mempunyai tujuan yang berbeda dari kebanyakan orang. Dia merupakan karyawan di Wallstreet, surat kabar harian internasional. Tentu gajinya pasti tinggi sekali.

Akan tetapi hal tersebut tidak membuat Mason bahagia. Kemudian dia lebih memilih keluar dari perusahaannya dan mendirikan usaha sendiri. Usaha yang dijalankannya yaitu berjualan pizza. Banyak yang menyayangkan atas keputusan yang dibuat Mason Wartman. Ada pula yang mencibirnya. Hal tersebut dihiraukan begitu saja olehnya. Karena dia merasa nyaman untuk menjual pizza.

Tak hanya sekedar berjualan pizza, Mason juga melakukan kegiatan beramal. Dia selalu memberikan pizza kepada para gelandangan. Memang tujuan utamanya adalah beramal dan berbagi kepada yang tidak mampu. Sehingga dia membuka usaha jualan pizza yang diberi nama Rosa's Fresh Pizza untuk memenuhi keinginannya beramal. Sungguh mulia sekali yang dilakukannya.

Baca juga: Hidup Sederhana Ala Warrent Buffett

Setiap hari dia mengurusi bisnis jualan pizza sembari berbagi kepada gelandangan. Hingga berjalannya waktu ada sebuah pembeli pizza yang membeli sepotong pizza untuk diberikan kepada gelandangan. Dari kejadian tersebut munculah ide menarik di kepalan Mason. Ide tersebut adalah mengajak pembeli untuk beramal sepotong pizza. Dia menawarkan kepada setiap pembeli pizza di gerainya untuk membelikan sepotong pizza kepada gelandangan. Kemudian pembeli tersebut diberikan sebuah kertas untuk menulis keinginan dan harapan. Selanjutnya kertas tersebut ditempel di gerai supaya para gelandangan bisa mengambil dan menukarkannya dengan sepotong pizza.

Nampaknya hal tersebut mendapatkan respon positif dari masyarakat. Mereka menyukai ide unik yang dilakukan Mason Wartman. Padahal ide tersebut hanya sebuah iseng.

Kemudian banyak orang yang berdatangan setiap harinya untuk membeli dan beramal pizza. Saking banyaknya pembeli yang beramal, dia setiap harinya membagikan hingga 40 pizza kepada para gelandangan. Meskipun dia memberikan banyak pizza setiap harinya kepada gelandangan, tapi dia tidak rugi. Mason masih mendapatkan keuntungan dari bisnis pizza tersebut. Karena pizza yang dibagikannya tersebut berasal dari uang lebih yang dibayarkan pembeli untuk beramal.

Mason Wartman kini terkenal dan menjadi inspirasi banyak orang karena inovasi bisnisnya yang menggabungkan dengan beramal. Dia kemudian banyak diundang ke acara-acara televisi. Kini dia sudah berhasil mencapai tujuannya untuk beramal dan mendapatkan penghasilan yang besar. Keputusannya keluar dari perusahaan memang tepat dan berhasil. Dia mampu membuktikan hujatan dan gunjingan orang terhadapnya ketika keluar dari perusahaan.

Baca juga: Kata-kata Bijak Bung Karno

Sungguh menginspirasi sekali kisah dari Mason Wartman. Dimana dia mampu membuktikan pilihannya keluar dari perusahaan dan membangun bisnis sendiri sambil beramal. Dari kisah tersebut kit bisa mengambil beberapa pelajaran. Jika anda merasa tidak nyaman dengan apa yang anda lakukan maka tinggalkanlah dan lakukan apa yang membuatmu senang dan nyaman. Jangan takut untuk jatuh miskin, kita harus selalu berinovasi dan membuat ide-ide unik. Yang menjadi kunci utamanya adalah berbagi kepada orang yang kurang mampu. Itu merupakan kunci krusial. Ada pepatah yang mengatakan jika ingin mendapatkan, maka kita harus lebih dahulu memberi.

Gimana, apakah anda tertarik untuk mengikuti Mason Wartman yang berbisnis sambil beramal? Pikirkan matang-matang sebelum anda mengambil keputusan. Semoga kisah ini bisa menjadi inspirasi untuk anda.