Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Sikap yang Membuat Hilang Rasa Percaya Diri

5 Sikap yang Membuat Hilang Rasa Percaya Diri

Rasa percaya diri sangat penting dimiliki setiap orang. Karena hal tersebut akan mempengaruhi keputusan dan kinerja. Orang memiliki kepercayaan diri akan dengan yakin melakukan suatu tugas atau keputusan. Orang dengan rasa percaya diri akan melakukan suatu hal secara mandiri dan tanggung jawab.

Namun, tidak semua orang memiliki rasa percaya diri dalam menjalani kehidupan. Banyak yang kehilangan rasa percaya dirinya. Tentunya hal demikian sangat merugikan bagi setiap individu yang mengalaminya.

Ada beberapa faktor yang dapat menghilangkan rasa percaya diri seseorang. Sebuah penelitian menemukan bahwa ada sikap seseorang yang dapat menghilangkan rasa percaya dirinya. Maka dari itu kamu perlu tahu supaya bisa menghindari sikap tersebut. Sehingga rasa percaya diri terus terjaga.

5 Sikap Menghilangkan Rasa Percaya Diri

Berikut ini adalah 5 list sikap yang perlu kamu hindari. Supaya rasa percaya dirimu tidak hilang.

1. Tidak bisa menolak ajakan orang

Tentunya kamu pernah di situasi ada teman yang mengajak dan kamu tidak bisa menolaknya. Sikap inilah yang menjadi salah satunya penyebab hilangnya rasa percaya diri. Contoh paling mudahnya adalah menolak ajakan teman nongkrong tiap malam, menolak ajakan yang sebenarnya tidak kamu sukai, atau diajak untuk hal-hal yang kurang penting.

Kalau kamu menolak biasanya akan dianggap sudah tidak setia kawan lagi. Sehingga membuatmu tidak enak hati untuk menolaknya. Sikap seperti inilah yang akan merugikan kamu. Tidak mampu melakukan ketegasan terhadap diri sendiri. Sehingga hidup hanya mengikuti orang lain. Hingga pada akhirnya kamu akan stres dan menyesal sendiri.

Untuk bisa menolak ajakan orang lain adalah dengan jujur terlebih dahulu terhadap dirimu sendiri. Jika hatimu tidak terlalu senang dengan kegiatan tersebut, sebaiknya tolak ajakannya. Tolaklah dengan cara yang tidak menyinggung perasaan orang.

Dengan membiasakan diri untuk jujur dengan perasaan, kamu akan lebih di hargai denga keputusanmu. Dan kepercayaan dirimu akan tetap terjaga.

2. Takut berkata tidak

Berkata tidak merupakan sebuah rem yang kita miliki supaya tidak terus-terusan mengikuti hawa nafsu. Setiap individu harus berani berkata tidak untuk dirinya sendiri. Terutama terhadap keinginan-keinginan yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. Bahkan keinginan yang bisa merugikan diri sendiri.

Kamu harus berani berkata tidak kepada dirimu sendiri dan pihak lain. Sehingga bisa berdaulat dengan diri sendiri. Mengikuti semua keinginan belum tentu tepat. Kadang justru muncul rasa penyesalan di akhir.

Beranikan diri untuk berkata tidak. Dengan begitu, kamu bisa mengendalikan diri dan mencintai diri sendiri. Kamu bisa lebih yakin dalam mengambil keputusan dan tidak bergantung orang lain.

3. Tidak mau belajar untuk mandiri

Bergantung kepada orang lain bisa membuat hilangnya rasa percaya diri. Orang yang tidak mandiri selalu mengandalkan orang lain dalam melakukan sesuatu. Padahal jika dilakukan sendiri sebenarnya bisa. Namun, karena sudah menjadi kebiasaan dan merasa enak, sehingga terus bergantung.

Itulah sebabnya orang tua mengajari anaknya mandiri dari kecil. Sehingga bisa menjadi bekal ketika tumbuh dewasa.

Hidup mandiri bukan berarti menghindar dari masyarakat. Tetap bersosial, namun dalam batasan tertentu.

Ketika kita bisa melakukan sesuatu sendiri, hal tersebut bisa menambah kepercayaan diri. Selain itu, kita juga bisa mengukur batas kemampuan kita dalam melakukan sesuatu tersebut.

4. Merasa rendah diri

Rendah diri merupakan kebalikan dari sikap percaya diri. Orang yang rendah diri biasanya tidak yakin dengan kemampuan yang dimiliki. Selalu merasa minder untuk melakukannya.

Minder membuat orang menjadi pesimis dan bisa merusak mental. Ketika rendah diri sudah terlalu dalam, bisa jadi merasa dirinya tidak pantas dihargai. Menjadi ketakutan sendiri dalam melakukan sesuatu.

Biasanya, orang yang rendah diri itu takut terhadap penilaian orang lain. Menilai negatif tentang dirinya. Padahal, orang lain belum tentu tahu dan mengerti tentang diri kita. Sehingga tidak perlu memusingkan penilaian seseorang terhadap diri kita.

Jadi, janganlah kamu menilai dirimu terlalu rendah. Karena dirimu memiliki potensi dan kemampuan yang sama seperti mereka atau bahkan melebihinya. Potensi tersebut akan muncul apabila rasa percaya diri ditingkatkan.

5. Hidup tanpa prinsip

Hidup tanpa prinsip itu seperti hidup tanpa tujuan. Tidak pernah tahu mau kemana. Hanya berjalan tapi tanpa tahu tujuan. Sehingga tidak pernah sampai atau bahkan juga bisa tersesat.

Ketika kamu memiliki prinsip hidup, kamu bisa tahu harus melakukan apa. Sehingga tidak mudah goyah alian plin-plan. Orang yang memiliki prinsip hidup juga akan lebih percaya diri dalam sosialnya. Karena mengerti apa yang harus dilakukan, tahu yang baik buat dirinya, dan tidak akan dimanfaatkan orang lain.

Baca juga: Meraih Kesuksesan dengan Menguasai Keenam Hal Ini

Itulah tadi 5 sikap yang dapat menghilangkan rasa percaya diri. Sebaiknya kamu menghindari sikap-sikap tersebut supaya rasa percaya diri tetap terjaga. Jangan sampai kepercayaan diri hilang. Karena bisa berpengaruh terhadap kehidupan yang kamu jalani.